Pages

Selasa, 29 Desember 2009

This is a determination.

facts that happened today may not be shared.
reason only makes decay.
expectations may have obstacles, but it is their resistance.
the opponent can not be confirmed and only problem.
thoughts began to shake, as if he wanted something from the words.
things began to dim, and there was no word surrender.
This is a determination.
determination which may lead the way to the world.
determination again saying "let's find more!
that will bring more comfortable situation.
more are expected by the parents pockets.
come on, come all will go smoothly.

Rabu, 25 November 2009

you managed to make the system worse

They say this will make things better, but they make a bad result may be the worst. Students may not agree and will march in a forum. but do not march like the people demonstrating in tv, he changed to get a view of people's eyes the highest compliment. he did not think about what happens on the field. You are now a minister of education you've managed to make everyone hate you. and of course I do not agree with the decision letter has been out of the education department, hey newly elected minister! do you think, what are you doing this will improve education in Indonesia? This is not correct, but it will make things worse. and we will be more intelligent to make cunning, STUPID!

Senin, 23 November 2009

the authorities do something stupid

education authorities do not have to make students become miserable.
passion does not mean that Indonesia will improve education.
learning will not be difficult if the program does not change very drastically.
whether they felt satisfied with what they make?
if satisfied that the authorities succeeded in making students dropped.
we are the successor generation of more intelligent and cunning of you.

Minggu, 22 November 2009

achieve a sense for me

I first saw your face, I was always fascinated, if remember you.
a sense of looking at your eyeballs, so beautiful .. I want to have it.
how many ways I can get it? 1? 5? or 1000?
I'll try! i I have to get it!
a single word spoken from my lips, to spend all my heart to you.
without a hitch, we've been through the friendship more.
This is enough, for now. and I want more than this.
tomorrow I'll try to get you.
and you'll take home with me forever

Jumat, 20 November 2009

kau sekaligus tercantik

tatap mukaku dan tetap selalu menatapku
takan pudar jika kau tak mengingat masa lalu
pergi menjauh tak ku inginkan
hanya kata semakin yang aku inginkan
esok hari dan untuk selamanya kau ada di sampingku

Rabu, 12 Agustus 2009

Bangku Dunia

Menunggu ku menjumpai masa – masa sekolah menengah atas, ini adalah pijakan ku pertama menginjak sekolah ini. Orang – orang berlarian terbirit-birit, bagaikan segerombolan itik diusir oleh petani. Bukan aku pun sebenarnya harus ikut berlari, untuk apa? Kata orang-orang untuk mendapatkan bangku dunia. Berlari terus berlari meski sambil berfikir, bangku? Bukannya semua yang sudah diterima di sekolah ini, akan mendapatkan bangku sendiri-sendiri. Tapi semua pikiran itu hilang dalam sekejap, ketika aku terhipnotis mencari bangku dunia itu. Dari kelas yang satu ke kelas yang lainnya, aku coba mencari namaku di bangku dunia. Sekejap, aku menemukan namaku di satu bangku yang sudah di duduki oleh seorang perempuan. Tanya ku dengan hati-hati, “maaf, ini bukannya bangku milikku?” perempuan itu hanya membalas dengan tertawa. Heran aku padanya, dia seharusnya pergi mencari bangkunya yang sebenarnya, tapi iya malah keasikan duduk di bangku duniaku. Terpaksa aku mengalah tanpa emosi mendendam pun aku duduk di sebelah bangkunya.

Waktu perkenalan pun tiba, wah sudah kutunggu-tunggu acara yang satu ini. Satu persatu maju ke depan dan memperkenalkan dirinya masing-masing. Giliranku masih jauh, lama sekali. Tapi aku terasa gugup karena mungkin masih sungkan. Hanya saja itu arus kulakukan, sekarang giliranku. Ku melangkahkan kaki ini menuju panggung pentas, kata perkata ku lanturkan di depan kelas. Tetapi saat waktu bertepatan dengan kesalahan muncul tiba. Aku dipermalukan di depan kelas itu.

Tepat sesaat kejadian tadi, aku kembali kebangku duniaku yang setia diduduki oleh tubuhku. Takan selalu berpindah bangku ini sampai aku lulus sesampai masa kuliah. Karena bangku dunia ini selalu akan mengarahkan ke tujuan yang membuat seseorang akan mengikutinya. Bangku dunia akan selalu ku duduki di saat semua aktifitas yang memang wajib dilakukan di saat menjadi anak sekolah menengah atas. Selalu akan ada kehangatan tanpa secara langsung dari bangku itu, entah dari mana satua pelajaran akan terus dipelajar bersama bangku ini.

Teman bangku setiaku pun akhirnya mendapatkan teman seperjuangan yang terus menyemangati aku. Akan selalu ada akhir kata-kata gembira di dalam cerita mereka, saat itu aku mencoba meraih apa yang dilakukan ku untuk memperoleh hasil yang baik. Teman bangku setiaku hanyalah duduk mendengarkan ocehan ku dan hanya melihat aku yang terus berusaha, tapi aku bertanya-tanya apakah ia itu sudah mendapatkan apa yang sudah iya kerjakan? Tanpa bekerja keras seperti ku, dia bermalas-malasan seperti ini. Tapi hasilnya apa, dia lebih baik dari hal yang dilakukan ku selama ini.

Saat-saat harus kehilangan bangku duniaku aku sangat ingin mempertahankan, tapi bukan saatnya untuk itu. Aku memang harus membuang bangku setiaku itu. Karena aku hanya membuat semuanya selesai. Akhir cerita takan selalu bahagia, bangku duniaku memang harus aku tinggalkan dan aku buang. Tetapi saaat-saat itu akan selalu ku ingat perjuangan ku, dari awal sampai terakhir ini. Selamanya akan ku ucapkan terima kasih telah mendampingiku di saat masa sma ku.

Selamat tinggal bangku dunia ..

Sabtu, 13 Juni 2009

Bukan aku yang jahat ! maaf.

pikiran yang telah melembu
takan pernah ada jawaban tidak.
maaf ya, aku memang bukan si baik.
tanpa kau aku mungkin takan menjadi ini.

selama aku tak cinta, aku akan selalu membunuh hatimu.
setiap saat melakukan kebaikan akan kubalas dengan racun.
tak ingin sebenarnya ku mengiris hidupmu.
tapi bagaimana? sesuatu yang sudah aku rasakan.

sakit !! ingin ku membalasnya ..
tapi .. aku tak mau berbuat dengan cara seperti mu.


Bandung, 13 juni 2009

Senin, 02 Februari 2009

selamat tinggal

pepohonan rindang akan menyambut kesenanganmu.
istirahatlah disana, ditempat indah nan asri.
jangan pernah kau kembali.
karena aku tak akan pernah mengenalmu.
aku hanya dapat memberi tempat ini untukkmu.
tempat terbaik hidupku, dan aku akan melepasnya.
selamat tinggal, dan jangan pernah bertemu kembali.

Minggu, 01 Februari 2009

melepasmu

tak akan pernah ada pelangi jika air matamu tak mengalir.
dan aku sering melihat pelangi itu.
karena kau yang membuatnya setiap hari.
karena aku? bukan!
semua karena kau telah mengingkari keinginan hati.
hilang sudah kesenangan hidupmu.
tanpa aku kau akan bahagia.
dan aku senang melepasmu bebas berkeliaran.
kesenanganku ternyata bukan untukmu.
mungkin pujaan hatiku yang lain.

Sabtu, 31 Januari 2009

Tentang kau

Setelah ku tahu apa isi hatimu, sungguh kau penjahat hati yang pernah ku temukan, hati! Sekali hal teringat di fikiranku, semenjak kau ada di sisiku hati, saat kau dan aku memejamkan mata, saat hati menyentuh jiwa yang entah mengapa rasanya sangat menyenangkan hati, saat bibirku dan bibirmu saling bersentuhan. Ingatkah saat itu, hati? Sungguh aku tak tau apa yang ku perbuat saat itu. Mungkinkah aku cinta padamu? Ataukah hanya nafsu belaka? Aku menyesal telah mengenalmu, dekat denganmu dan aku sangat menyesal apa yang aku perbuat seharusnya aku tak melakukan itu.

1 tahun kita menjalani cerita hidup tentang cinta, jujur aku hanya mendapat sedikit kesenangan darimu. Hanya sedikit yang aku dapatkan.. Entah denganmu, Apa yang kau dapatkan? Kesakitan hatiku yang tak pernah kau ketahui, itu sebenarnya yang kau dapatkan. Coba pernahkah ku tersenyum di depan kedua bola matamu? Tak pernah sekali pun,hati! Jika kau tahu apa yang pernah aku senyumi, itu hanya karena sifatmu yang jengkel yang membuatku tersenyum, bukan hatiku yang ingin tersenyum, bukan!

Cerita kita hanyalah sebuah titik air yang diselimuti oleh kebohongan belaka. Hanya pertarungan dari mulut ke mulut. Hanya menjadi bahan pembicaraan orang-orang. Maaf jika aku tak pernah cinta pada hatimu. Salahku dulu aku hanya melihat fisikmu yang membuat lelaki senang dan aku tak melihat dari hatimu. Dan aku memilih pilihan yang salah, sungguh sangat salah! Jeritan hatimu sungguh tak terdengar olehku, baru saat ini aku menyadarinya. Hatimu selalu menertawakanku, keji kepadaku. Mendua disaat aku benar-benar percaya kepadamu. Merasa sakit setelah dicampakan olehmu. Untung hal ini tak diketahui olehmu bahwa aku tahu kelakuanmu. Aku beruntung kedua bola mataku melihat kejujuran hatimu pada saat itu. Bajingan kau! Selalu ada kata-kata itu dibenapku. Bajingan!

Parade bola mata memancarkan kejujuran pada saat itu, mulutku yang tak bisa dikontrol menjadikan aku keluar dari kebohongannya. Kau telah berhasil menjadikanku bonekamu yang selalu dipermainkan olehmu. Dan aku telah berhasil membuat kau menjadi bajingan! Ya sudah hati kita telah dipuaskan oleh kelakuan kita sendiri. Cerita ini kita akhiri saja. Tak perlu ada kebaikan hati yang ternyata hanya kebohongan belaka lagi. Tentang kau hanyalah kiasan belaka. Tentang kau hanyalah penjahat hati. Tentang kau tetaplah bajingan yang selalu membekas dihidupku.

Selasa, 27 Januari 2009

Selamat tinggal cita-cita

Melawan keinginanku .
Terpaksa aku lakukan .
Demi adik-adikku .
Keinginan ku menjadi sukses
Sudahlah terputus .
Takan pernah tersambung kembali .
Takdirku hanyalah seorang anak dari seorang nelayan .
Ku berusaha tanpa arti .
Tak pernah membuat kebahagian untuk ayah
Sampai dia lelah bekerja di laut dan tak kembali lagi .
Aku tegar ! Menghadapi kenaifan dunia ini .

Minggu, 25 Januari 2009

Musik

Musik hidup tanpa bergerak.
Telingaku mendengar keindahan alunan melodi.
Kepalaku mengangguk-angguk terpesona.
Musik akan selalu kudengar.
Radio temanku takan pernah aku lepaskan.
Radioku adalah sahabat musikku.
Berdeming nada-nada indah.
Melodi mengelilingi dunia.
Saat harus ku matikan.
Hening sungguh hening.
Hening seperti hidup tanpa kehidupan.